Kita...
Selalu saja menumbuhkan prasangka diantara ketidaktahuan-ketidaktahuan yg tidak semestinya kita tidak tau..
Memilih menunjuk, menuduh, dan menjudge orang lain tersangka..
Sedangkan kita adalah sang juara..
.
.
Padahal nyatanya kitalah tersangkanya..
Tega dengan lantang membuka aib orang lain..
Menuduh sembarang, menunjuk seadanya, berargumen semaunya..
Hei..
Kita ini siapa???
.
.
Berprasangkalah!!
Pada dirimu sendiri, jangan-jangan prasangkamu adalah sebab amalanmu tertolak, jangan-jangan lidahmu adalah sebab hati yang kotor, jangan-jangan dan jangan-jangan...
.
.
Selalu anggap amalanmu kecil..
Sampai-sampai kiranya tak terlihat..
Sering argumen di otakku tak sejalan dengan ucapanmu.. Tapi entah, aku enggan beranjak menjauhimu.. Terlalu sulit.. Aku tak mampu berjalan sendiri disini.. . Mba, kau seperti ibu, penuh perhatian dan tidak pandang aku ini siapa.. Kau seperti sahabat, yang aku dapat berbicara apapun tentang hari ini.. Kau juga selalu menasihatiku, yang kadang aku tidak mau terima.. Kadang kau juga menyebalkan mba.. hehe.. . Hari-hari di Malang itu susah-susah gampang.. Susah, mungkin karena aku kaget.. Aku harus memasak, mencuci, merapikan pakaian, mencuci motor, menyapu sendiri.. Respon ku amat diperlukan dalam hal ini.. . Gampang, karena aku merasa mudah.. Aku selalu punya tempat nyaman saat aku pulang ke kos.. Ada dirimu mba,
Comments
Post a Comment